Penyusupan magma di dalam kulit bumi tanpa mencapai permukaan bumi, menghasilkan bentukan seperti batolit, lakolit, sill, dan diatrema.
Kartu 2
Metode kimiawi
Klik untuk membalik
Jawaban
Upaya konservasi tanah dengan menggunakan bahan pemantap tanah (soil conditioner) untuk menjaga stabilitas struktur tanah.
Kartu 3
Erosi
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pengikisan material hasil pelapukan oleh media bergerak seperti air mengalir (abrasi), angin (deflasi), atau es (eksarasi).
Kartu 4
Hiposentrum
Klik untuk membalik
Jawaban
Titik pusat gempa yang berada di dalam bumi.
Kartu 5
Gerakan epirogenetik
Klik untuk membalik
Jawaban
Pergeseran kulit bumi yang berlangsung sangat lambat dan meliputi wilayah yang luas, dibedakan menjadi epirogenetik positif (daratan turun) dan epirogenetik negatif (daratan naik).
Kartu 6
Seisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Gempa bumi yang merupakan pelepasan energi secara tiba-tiba di sepanjang batas lempeng tektonik atau zona sesar aktif.
Kartu 7
Tenaga eksogen
Klik untuk membalik
Jawaban
Tenaga yang berasal dari luar bumi (seperti atmosfer, hidrosfer, dan biosfer) yang bersifat merusak atau meratakan permukaan bumi (destruktif).
Kartu 8
Erosi
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pengikisan permukaan bumi oleh media yang bergerak seperti air (ablasi), angin (deflasi), es (eksarasi), atau gelombang laut (abrasi).
Kartu 9
Sedimentasi
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pengendapan material hasil erosi di tempat baru, menghasilkan bentang alam seperti delta, gumuk pasir, spit, atau tombolo.
Kartu 10
Mass wasting
Klik untuk membalik
Jawaban
Pemindahan massa batuan atau tanah ke arah bawah lereng yang dipengaruhi secara langsung oleh gaya gravitasi, seperti tanah longsor.
Kartu 11
Gerakan orogenetik
Klik untuk membalik
Jawaban
Pergeseran kulit bumi yang berlangsung cepat pada wilayah sempit yang menghasilkan lipatan (antiklinal dan sinklinal) serta patahan (horst dan graben).
Kartu 12
Litosfer
Klik untuk membalik
Jawaban
Lapisan terluar bumi berupa kulit bumi atau kerak bumi yang padat, terdiri atas lapisan sial (silisium-aluminium) dan lapisan sima (silisium-magnesium).
Kartu 13
Metode mekanis
Klik untuk membalik
Jawaban
Upaya konservasi tanah melalui perlakuan fisik atau teknik teknik sipil (seperti pembuatan terasering, saluran pembuangan air, dan tanggul) guna menjaga kestabilan tanah.
Kartu 14
Ekstrusi magma
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses keluarnya magma hingga mencapai permukaan bumi melalui erupsi efusif maupun eksplosif, membentuk gunung api.
Kartu 15
Tenaga endogen
Klik untuk membalik
Jawaban
Kekuatan yang berasal dari dalam bumi dan bersifat membangun (konstruktif) relief permukaan bumi, meliputi tektonisme, vulkanisme, dan seisme.
Kartu 16
Vulkanisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pergerakan magma dari astenosfer menembus litosfer, yang terdiri atas intrusi magma dan ekstrusi magma.
Kartu 17
Gerakan epirogenetik
Klik untuk membalik
Jawaban
Gerakan naik-turun kulit bumi yang berlangsung secara lambat dan meliputi wilayah yang luas.
Kartu 18
Tektonisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Bagian dari tenaga endogen yang menyebabkan perubahan bentuk kulit bumi, terbagi menjadi gerakan epirogenetik dan gerakan orogenetik.
Kartu 19
Gerakan orogenetik
Klik untuk membalik
Jawaban
Gerakan kulit bumi yang berlangsung cepat pada wilayah yang sempit, menghasilkan lipatan (seperti sinklin dan antiklin) serta patahan (seperti horst dan graben).
Kartu 20
Vulkanisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses menerobosnya magma dari dalam mantel bumi menuju ke permukaan bumi.
Kartu 21
Pelapukan
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses awal siklus degradasi batuan, baik secara mekanik/fisik (akibat fluktuasi suhu), kimiawi (melibatkan reaksi air), maupun biologis (aktivitas organisme).
Kartu 22
Pedogenesis
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pembentukan tanah yang dipengaruhi oleh faktor iklim, organisme, bahan induk, topografi, dan waktu.
Kartu 23
Pedosfer
Klik untuk membalik
Jawaban
Lapisan tanah yang terbentuk dari interaksi dinamis antara batuan induk litosfer dan tenaga eksogen.
Kartu 24
Sedimentasi
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses pengendapan material hasil erosi di wilayah-wilayah cekungan rendah, membentuk bentang alam seperti delta, gumuk pasir, dan kipas aluvial.
Kartu 25
Litosfer
Klik untuk membalik
Jawaban
Lapisan terluar bumi yang bersifat kaku (rigid) dengan ketebalan berkisar antara 50 hingga 100 km, terdiri dari kerak bumi (kerak samudra dan kerak benua) serta bagian atas mantel bumi.
Kartu 26
Ekstrusi magma
Klik untuk membalik
Jawaban
Keluarnya magma hingga ke permukaan bumi dalam bentuk erupsi efusif maupun eksplosif yang membentuk berbagai tipe gunung api.
Kartu 27
Episentrum
Klik untuk membalik
Jawaban
Proyeksi titik pusat gempa (hiposentrum) di permukaan bumi.
Kartu 28
Tenaga eksogen
Klik untuk membalik
Jawaban
Kekuatan dari luar bumi yang didorong oleh energi matahari, air, angin, gletser, dan organisme yang bekerja sebagai agen perombak dan pengikis bentang alam.
Kartu 29
Mass wasting
Klik untuk membalik
Jawaban
Fenomena perpindahan massa batuan atau tanah dalam volume besar akibat pengaruh gaya gravitasi bumi.
Kartu 30
Metode vegetatif
Klik untuk membalik
Jawaban
Upaya konservasi tanah menggunakan tanaman atau vegetasi (seperti reboisasi, contour strip cropping, dan sabuk hijau) guna mencegah erosi.
Kartu 31
Seisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Getaran pada kulit bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi secara tiba-tiba dari dalam bumi, umumnya dipicu oleh aktivitas tektonik atau vulkanik.
Kartu 32
Tektonisme
Klik untuk membalik
Jawaban
Bagian dari tenaga endogen berupa gerakan atau pergeseran kulit bumi yang terbagi menjadi gerakan epirogenetik dan gerakan orogenetik.
Kartu 33
Pelapukan
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses hancur atau rusaknya batuan yang dapat berupa pelapukan fisik (akibat suhu), kimiawi (seperti karstifikasi), maupun biologis (oleh organisme).
Kartu 34
Episentrum
Klik untuk membalik
Jawaban
Proyeksi tegak lurus dari hiposentrum yang berada di permukaan bumi.
Kartu 35
Hiposentrum
Klik untuk membalik
Jawaban
Titik pusat gempa bumi yang berada di dalam bumi.
Kartu 36
Intrusi magma
Klik untuk membalik
Jawaban
Proses penyusupan magma yang membeku di dalam kulit bumi tanpa mencapai permukaan bumi, membentuk struktur seperti batolit, lakolit, sill, atau diatrema.